Resep Martabak Kentang

Di resep ini, kulit martabaknya dibuat sendiri, karena bikinnya juga nggak terlalu sulit, monggo dicoba.ūüôā
Ini resep yang dipake Ibu kalo bikin martabak kentang, termasuk bikin kulitnya sendiri, dan kayaknya bakalan saya teruskan ke generasi selanjutnya. Hahaah, lebay!
Ini foto tahun lalu, foto terbaru belum rilis, lebih tepatnya belum ada jadwal pemotretan dan eksekusi terbaru. :-p

IMG_20150219_231405
Bahan Kulit:
Tepung terigu 500 gram
Mentega setengah sachet, cairkan
Tepung sagu 3 sdm
Santan 1 gelas (bisa diganti dengan air 1 gelas)

Bahan Isi:
Kentang 500 gram, rebus Continue reading

Rutinitas featuring Komunitas :-)

Tulisan ini dibuat hampir di penghujung tahun 2014. Walaupun udah mengendap lama, semoga masih menarik untuk dibaca.

Libur? Ah, siapa sih yang nggak suka? Hampir semua orang menanti-nanti kedatangannya. Begitu juga saya. Satu atau dua bulan sebelum libur panjang tiba, terutama libur akhir semester, saya berusaha merencanakan sesuatu untuk dilakukan. Entah itu refreshing yang sekedar ke luar kota mencari suasana baru, vacation ke tempat wisata di tanah Jawa, atau hanya menghabiskan waktu di rumah dengan sejuta agenda seru yang nggak bisa dilakukan di masa aktivitas sehari-hari.

Beberapa tahun terakhir, saya selalu sukses menghabiskan waktu liburan yang datang dengan berbagai hal terencana maupun yang di luar rencana, sukses versi saya tentunya. Tapi tidak untuk libur panjang akhir semester yang lalu. Pasalnya, saya punya beberapa agenda keren untuk dilakukan di waktu libur, tapi nggak satu pun terlaksana. Penyebabnya? Satu hal kecil yang tidak pernah saya pikirkan dengan detail sebelumnya, tapi sekarang hal itu jadi satu hal penting yang saya mesti punya.

Yap, saya menulis tentang sebuah kata yang dalam bahasa Indonesia dieja dengan Continue reading

[Puisi] : Negeriku Bungkam

Menyambut dan¬†memperingati Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2016, hari ini sekolah kami mengadakan¬†sebuah acara bertajuk ‘Semangat Hari Pendidikan Nasional dan Kampanye Gerakan Membaca’. Puisi ini dibacakan¬†di sela-sela¬†acara sambutan, dibacakan oleh salah satu siswa yang saya suka¬†‘gaya’ baca puisinya. Terima kasih banyak, Fathimah, sudah bersedia untuk membacakan¬†puisi ini walaupun¬†ditembak dadakan. :p

Negeriku Bungkam

Karya: Fitriana Hastika

Tangan-tangan kecil menulis cita

Pada lembaran kertas putih

ragam asa terukir

tergantung pada lapisan langit bertangga

Lalu kemana,

siapa Continue reading

Resep Srikaya

Minggu lalu, Pak Boss di rumah ada acara reunian sama teman-teman kantornya dulu. Pulang-pulang ada oleh-oleh makanan tradisional yang super duper oke punya bentuknya. Ada semacam bubur sumsum yang ditempatkan di daun pisang yang dibentuk seperti perahu (belakangan saya tau namanya adalah kue tutu, hanya saja cara membentuk daunnya berbeda), kue wafel (dan saya ga tau ini nama tradisionalnya apa), dan lapis srikaya. Karena terpesona sama bentuk-bentuk elegan dan rasanya yang paaas di mulut, kami sampai bertanya-bertanya ini kue buat sendiri atau beli, kalau beli, di mana belinya bisa dapat yang cantik-cantik begituu.

Jadilah minggu depannya (hari ini), ibu dan saya berencana membuat si “bubur sumsum”, tapi eh tapi Continue reading

Oreo Cheesecake

Sesuatu yang mahal biasanya memang enak. Seperti kata pepatah, “ada rupa, ada harga”. Yapp. Beragam jenis makanan mahal nan rupawan berhasil membangkitkan selera makan lewat tampilannya, memikat dan tampak lezat.

Mahal bukan hanya berasal dari rupanya yang apik dalam warna dan tata letak, tapi pasti bahan-bahannya juga ikut mengambil peran, apalagi proses membuatnya. Contoh yang paling kita kenal adalah sebuah makanan penutup bernama cantik Red Velvet. Ah, namanya saja sudah mengundang selera. Sebagian besar bahan-bahannya mudah ditemukan, tetapi cara membuatnya tidak bisa dibilang simpel dan tampilannya yang memang cantiiik banget, wajar lah kalau harganya mahal. Hihi.

Oh, satu lagi makanan yang kalau dengar namanya, saya klepek-klepek nggak karuan (ini lebay, sih) adalah cheesecake. Cake berbahan dasar keju yang rasa dan tampilannya keju banget ini juga termasuk dessert yang wajar jika harganya mahal. Bahan-bahannya supeer duper bernutrisi.

Nah, sebagai penyuka cheesecake, saya merasa lebih yakin mengonsumsi cheesecake atau pun kue lainnya di toko-toko kue berlabel halal. Berhubung di tempat tinggal saya masih jarang toko kue yang mencantumkan label halal untuk tokonya, kenapa nggak coba bikin cheesecake rumahan sendiri.

Awalnya, saya jadi kepincut untuk bikin kue ini karena melihat posting-an di salah satu grup Facebook. Ada yang berhasil bikin cheesecake qsendiri. Wah, nantangin banget! Resep cheesecake di Google itu banyak. BANYAK. (*ala To**pedia). Tinggal pilih mau yang bahan-bahannya “wah” atau yang “sudah ada di rumah”, mau yang cara membuatnya “susah” atau yang “mudah”, Continue reading

The Teacher‚Äôs Diary (2014)

Satu kata di judul itu selalu jadi menarik bagi saya, mulai kapan tepatnya saya juga tidak pernah betul-betul mengingatnya. Ketika film ini mulai, saya langsung menyadari bahwa film ini berasal dari negeri Gajah Putih, Thailand. Cerita berawal di sebuah sekolah, seorang guru laki-laki bernama Song (Sukrit Wisetkaew) dipanggil oleh kepala sekolah untuk diberhentikan sebagai guru pengganti sementara. Namun, ketika ia meminta untuk tetap dipertahankan di sekolah dengan pekerjaan lain, kepala sekolah justru mengirim Song yang ternyata mantan atlet gulat ini untuk mengajar di sekolah kapal, cabang dari sekolah ini. Di scene yang berbeda, kepala sekolah juga mengatakan hal yang sama kepada seorang guru perempuan bernama Ann (Chermarn Boonyasak). Berangkatlah masing-masing dari mereka ke sekolah kapal, sekolah yang sesuai namanya, terletak mengapung di tengah sebuah sungai besar di daerah yang cukup jauh dari kota.

Pak Song memulai pekerjaannya sebagai guru di sekolah kapal dengan semangat yang seketika hampir memudar saat menyadari tidak ada murid yang datang ke sekolahnya. Kemudian ia Continue reading

[Review Novel] Sabtu Bersama Bapak

CoverBukuSabtuBersamaBapak

Judul               : Sabtu Bersama Bapak
Penulis             : Adhitya Mulya
Penerbit           : GagasMedia
Cetakan           : Kedelapan, 2015
Tebal               : x + 278 hlm.
ISBN                : 979-780-721-5

Membaca buku ini membuat saya takut sepanjang membalik halaman per halamannya. Takut buku ini keburu habis. Hihi. Saya kenal judul buku ini sebenarnya sudah cukup lama, sejak Adhitya Mulya, penulisnya, mengenalkan kemunculan buku ini via akun Twitter pribadinya. Namun, saya baru terpikat ketika membaca preview-nya di Google Book. Halaman satu, halaman dua, tiga dan seterusnya membuat saya menolak untuk berhenti membaca.

Ini adalah sebuah cerita. Tentang seorang pemuda yang belajar mencari cinta. Tentang seorang pria yang belajar menjadi bapak dan suami yang baik. Tentang seorang ibu yang membesarkan mereka dengan penuh kasih. Dan …, tentang seorang bapak yang meninggalkan pesan dan berjanji selalu ada bersama mereka.

Seperti yang tertulis di sampul belakangnya, begitulah apa yang ada dalam novel ini.

Salah satu quotes yang cukup menarik bagi saya dari sekian banyak kalimat-kalimat bijak dalam novel ini, dan mungkin juga bagi sebagian besar pembaca, adalah dialog antara Cakra dan Ibu Itje di halaman tujuh belas, ‚ÄúIstri yang baik gak akan keberatan diajak melarat‚ÄĚ dan ‚ÄúTapi, suami yang baik tidak akan tega mengajak istrinya untuk melarat‚ÄĚ. Continue reading

A Thai Movie Review: The Teacher‚Äôs Diary (2014)

Teacher’sDiaryPoster

The story begins at a school; a man named Song (Sukrit Wisetkaew) called by the headmaster to be fired as a substitute teacher. Nevertheless, he begs to get any other jobs at the school and the headmaster even posts him, who was actually a former wrestler, to teach in a houseboat-school. In the other scene, the headmaster said the same thing to a woman teacher, Ann (Chermarn Boonyasak). They went to the same houseboat-school a year apart, a school as named lies on the middle of a lake which is far away from the town.

Mr. Song starts his job as a teacher of the houseboat-school with the decreasing enthusiasm when he realizes that none of the students come to study. Then he announces the inhabitant that he has come, as a new teacher of the school. The result? He gets back four students to be taught. At the beginning, Song finds the diary of Ann, a former teacher of houseboat-school. The stories written by Ann make him impressed and fall in love with Ann.

In the next year, Ann comes back to the houseboat-school and finds out that her diary is filled with what Song has written, but Song is not there anymore. Now, Ann’s situation out there is not same with when she came there at the first time. The stories written by Song make it different.

Many ways they do to teach in this film can be lessons, especially when you are a teacher. It‚Äôs not about doing the same, but the important thing is understand the aim and the reason why that way be used. (And, I also learn to fix my ‚Äėintention‚Äô while watching this film, hihi.)

From some synopsis, I found a same sentence, ‚ÄúIs it possible to love someone you have never meet?‚ÄĚ. But, I‚Äôm not gonna tell the answer. As, a teacher, Continue reading