Resep Bolu Kukus Ketan Hitam

Ceritanya, minggu lalu Ibu kece fridajoincoffee upload bolu ketan hitam bikinannya yang ciamik fotonya. Bukan, bukan cuma fotonya yang bikin ngiler, atau keju di tengah bolunya yang manggil-manggil, tapi setelah ngintip resepnya, ternyata buatnya DIKUKUS. Langsung deh, tadi malam cari-cari bahan ke swalayan. Karena udah lama banget nggak nyisihin waktu buat belajar bikin kue, kemarin sebelum beli bahan-bahan saya nggak ngecek dulu ternyata di rumah masih ada sisa cake emulsifier yang belum kadaluarsa, jadilah sekarang punya satu lagi yang utuh baru dibeli semalam.

Bahan dan cara membuatnya juga simpel banget, terutama yang lebih suka kukus-kukusan dibanding panggang-panggangan kayak saya. Kalau saya sih alasannya lebih karena saya terlalu malas nurunin oven tangkring dari atas lemari, kan beda ceritanya dengan kukusan. Hahaha. By the way, iya lho, “otang”. Bukan oven gas. Ini alasan lainnya yang bikin males. Hehe.

bolu ketan hitam kukus

Bolu Kukus Ketan Hitam Continue reading

Advertisements

Cerita di Balik Euforia Foto Kelas di Studio

Sabtu, 20 Mei 2017.
Hari ini untuk yang kesekian kalinya saya terlibat dalam sebuah photoshoot atau pengambilan gambar bersama kelompok. Siapakah kali ini? Taraa. They are my first students as a homeroom teacher. Apa ya istilah singkatnya di bahasa Indonesia? Lima tahun lalu saya pernah bikin adegan photoshoot juga bareng anak-anak 7eccelante di S M P N 2 Bandung, tapi bukan di studio foto, di dalam kelas. Itu aja mengatur mereka buat baris di depan kelas butuh waktu yang nggak sebentar, padahal hanya untuk dua atau tiga kali take.
Nah, hari ini adalah kedua kalinya saya merancang sebuah momen foto kelompok besar, foto kelas dengan 33 members. Yang pertama? Dulu waktu ngadain foto angkatan. Saya juga yang mengoordinasi teman-teman satu angkatan untuk foto angkatan, angkatan lho ya. Hehe. Tapi apalah daya, mengatur orang-orang usia dua puluhan dalam jumlah banyak ternyata memang lebih mudah ketimbang mengatur mereka yang usia dua belasan. Hihii. Ampun deh. Bahkan sebelum kami take foto satu pun (baru masuk ruang foto, lebih tepatnya) sudah ada yang merengek dan bilang, “Miss, ayo pulang. Udahan..”. Oh, noo!

Mereka adalah siswi-siswi kelas tujuh yang selama ini bergabung dalam suatu kelas ber-title Al_Latif, dengan saya sebagai wali kelasnya. Tuh kan, panjang istilahnya. Karena tahun ajaran ini sudah mau berakhir, saya gak mau kehilangan momen foto kelas bareng mereka. Kenang-kenangan. Bagi saya, foto kelas, foto angkatan, foto geng, foto panitia, dan foto grup lain-lain bukan hanya akan jadi selembar kertas yang penuh makna saat beberapa belas tahun lagi saya lihat gambarnya, tapi lebih dari Continue reading

Mencoba Menanam dengan Hidrogel, Media Tanam Unik, Cantik, dan Menarik

Kalau di tulisan sebelumnya saya menulis tentang cara Menanam Tanaman dengan Hidrogel maka kali ini saya akan me-review hasil percobaan pertama dan kedua menanam dengan hidrogel. Jadi, jangan lupa baca juga artikel sebelumnya tentang langkah-langkahnya ya, klik di sini.

berbagai-macam-warna-hidrogel

Hidrogel berbentuk bundar/bola. Sumber gambar dari sini.

IMG_20170519_153932.jpg

Hidrogel berbentuk pasir. (dok. pribadi)

Hidrogel yang banyak beredar di artikel-artikel lewat mesin pencari kebanyakan merupakan hidrogel berbentuk bola. Namun, ada juga lho yang bentuknya seperti pasir, seperti yang saya gunakan pada percobaan saya Continue reading

Menanam Tanaman dengan Hidrogel

Punya halaman yang sempit sehingga agak sulit untuk menanam tanaman hias dalam jumlah banyak? Atau, suka dengan tanaman hias, tapi gak punya waktu harian rutin untuk merawatnya? Hmm, ada lho media tanam praktis yang cocok dengan kondisi-kondisi tersebut. Yap, hidrogel solusinya.

Hidrogel merupakan kristal polimer yang berfungsi menyerap dan menyimpan air dan nutrisi untuk tanaman dalam jumlah besar. Hidrogel dapat terurai melalui pembusukan oleh mikroba sehingga produk ini aman digunakan. Hidrogel tidak larut dalam air tetapi dia hanya menyerap dan akan melepaskan air dan nutrisi secara proporsional pada saat dibutuhkan oleh tanaman. Dengan demikian tanaman akan selalu mempunyai persediaan air dan nutrisi setiap saat karena hidrogel berfungsi menyerap dan melepaskan. Hidrogel mampu menyerap air sebanyak 500 kali berat hidrogel itu sendiri. Selain tampak indah, butiran hidrogel yang lebih mirip kristal sering mengecoh siapa saja yang baru melihatnya. Hidrogel juga menarik karena warnanya yang memantul seperti cristal. Sumber: dari sini.

Di postingan sebelumnya, saya sudah bilang kan kalau akan coba menanam tanaman dengan menggunakan media tanam hidrogel. Kemudahan yang ditawarkan media tanam ini semakin bikin saya penasaran apakah suatu tanaman dapat tumbuh dengan baik hanya dengan supply air. Namun ternyata, sebagian besar artikel yang saya temukan di mesin pencari memang menjelaskan bahwa mereka bisa tumbuh hanya dengan simpanan air pada hidrogel.

Nah, dari hasil baca sana dan sini, nih saya rangkum cara menanam tanaman dengan menggunakan hidrogel berikut tips dan trik dari pengalaman pertama saya Continue reading

Berkenalan dengan Hidrogel

Setahun yang lalu, waktu masih ‘magang’ di sekolah ini, saya pertama kalinya kenal sama media tanam yang namanya “hidrogel”. Namanya memang mirip dengan istilah hidroponik karena sebagai media tanam, mereka sama-sama memanfaatkan air. Di meja ruang guru banyak gelas-gelas vas bunga bening, berisi hidrogel beserta tanaman hias di atasnya. Karena masih agak ‘katrok’ sama benda ini, saya sih cuma bisa memandang untuk sementara. Deuh.

yuk20bertanam20cantik20dengan20hidrogel

Sumber: dari sini.

Lalu, setelah ketemu sama Mbak Desi yang akhirnya sama-sama magang di sini, beliau yang ternyata tahu lebih banyak tentang hidrogel memberikan saya gambaran yang lebih cerah. Ciyee. Perkaranya, beliau pernah bergabung dalam program kerja bagi-bagi hidrogel gitu. Saya jadi dapat info mulai dari di mana bisa membeli, bagaimana menggunakan, dan merawatnya. Gambaran sangat umum yang saya dapat ini bikin tambah penasaran soal hidrogel Continue reading

Resep Martabak Kentang

Di resep ini, kulit martabaknya dibuat sendiri, karena bikinnya juga nggak terlalu sulit, monggo dicoba. 🙂
Ini resep yang dipake Ibu kalo bikin martabak kentang, termasuk bikin kulitnya sendiri, dan kayaknya bakalan saya teruskan ke generasi selanjutnya. Hahaah, lebay!
Ini foto tahun lalu, foto terbaru belum rilis, lebih tepatnya belum ada jadwal pemotretan dan eksekusi terbaru. :-p

IMG_20150219_231405
Bahan Kulit:
Tepung terigu 500 gram
Mentega setengah sachet, cairkan
Tepung sagu 3 sdm
Santan 1 gelas (bisa diganti dengan air 1 gelas)

Bahan Isi:
Kentang 500 gram, rebus Continue reading

Rutinitas featuring Komunitas :-)

Tulisan ini dibuat hampir di penghujung tahun 2014. Walaupun udah mengendap lama, semoga masih menarik untuk dibaca.

Libur? Ah, siapa sih yang nggak suka? Hampir semua orang menanti-nanti kedatangannya. Begitu juga saya. Satu atau dua bulan sebelum libur panjang tiba, terutama libur akhir semester, saya berusaha merencanakan sesuatu untuk dilakukan. Entah itu refreshing yang sekedar ke luar kota mencari suasana baru, vacation ke tempat wisata di tanah Jawa, atau hanya menghabiskan waktu di rumah dengan sejuta agenda seru yang nggak bisa dilakukan di masa aktivitas sehari-hari.

Beberapa tahun terakhir, saya selalu sukses menghabiskan waktu liburan yang datang dengan berbagai hal terencana maupun yang di luar rencana, sukses versi saya tentunya. Tapi tidak untuk libur panjang akhir semester yang lalu. Pasalnya, saya punya beberapa agenda keren untuk dilakukan di waktu libur, tapi nggak satu pun terlaksana. Penyebabnya? Satu hal kecil yang tidak pernah saya pikirkan dengan detail sebelumnya, tapi sekarang hal itu jadi satu hal penting yang saya mesti punya.

Yap, saya menulis tentang sebuah kata yang dalam bahasa Indonesia dieja dengan Continue reading

[Puisi] : Negeriku Bungkam

Menyambut dan memperingati Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2016, hari ini sekolah kami mengadakan sebuah acara bertajuk ‘Semangat Hari Pendidikan Nasional dan Kampanye Gerakan Membaca’. Puisi ini dibacakan di sela-sela acara sambutan, dibacakan oleh salah satu siswa yang saya suka ‘gaya’ baca puisinya. Terima kasih banyak, Fathimah, sudah bersedia untuk membacakan puisi ini walaupun ditembak dadakan. :p

Negeriku Bungkam

Karya: Fitriana Hastika

Tangan-tangan kecil menulis cita

Pada lembaran kertas putih

ragam asa terukir

tergantung pada lapisan langit bertangga

Lalu kemana,

siapa Continue reading