Bismillahirrahmanirrahim.

Bismillahirrahmanirrahim.
Ya Allah, izinkan aku mengoptimalkan ‘musim’ ini, berikanlah kemudahan, kekuatan, kesabaran, dan semangat yang tinggi dalam menjalaninya. Aku ingin mengambil pelajaran penting selama dan setelah aku menjalaninya. Hingga di akhir nanti, walaupun aku menangis, tapi senyum itu tetap manis karena aku mendapatkannya, mendapatkan pelajaran itu. Aku ingin mempelajari bagaimana mengendalikan dan menempatkan emosi. Aku ingin tahu bagaimana caranya, ya, Allah. Dan ‘di sini’ aku melihat lahan yang pas untuk itu. Terima kasih Allah, karena sudah menunjukkan sesuatu padaku, karena sudah mengirimkan aku petunjuk melalui orang-orang itu. “Jangan pake emosi, dong.” (Ternyata memiliki emosi yang normal saja tidak cukup, memahami emosi orang lain saja masih kurang) Kata-kata itu tidak akan lepas dari otakku. Aku akan berubah, aku ingin berubah. Hingga nanti saat aku membutuhkannya, aku sudah mendapatkan teorinya. Karena Engkau tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, kecuali mereka mengubah keadaannya sendiri. Dan aku akan mengubahnya. Terima kasih juga karena Engkau telah mengirimkan orang-orang yang memberikan kepercayaannya padaku. Insya Allah aku tidak akan mengkhianati itu. Terima kasih karena mereka telah menjadi jalan untuk aku berpikir. Terima kasih atas kesempatan belajar ini yang tidak semua orang bisa mendapatkannya, tidak semua orang memikirkannya, dan tidak semua orang menyadarinya.
Bantu aku, ya, Allah.
(10/24/2010)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s