[Puisi] : Negeriku Bungkam

Menyambut dan memperingati Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2016, hari ini sekolah kami mengadakan sebuah acara bertajuk ‘Semangat Hari Pendidikan Nasional dan Kampanye Gerakan Membaca’. Puisi ini dibacakan di sela-sela acara sambutan, dibacakan oleh salah satu siswa yang saya suka ‘gaya’ baca puisinya. Terima kasih banyak, Fathimah, sudah bersedia untuk membacakan puisi ini walaupun ditembak dadakan. :p

Negeriku Bungkam

Karya: Fitriana Hastika

Tangan-tangan kecil menulis cita

Pada lembaran kertas putih

ragam asa terukir

tergantung pada lapisan langit bertangga

Lalu kemana,

siapa pemiliknya?

Kaki-kaki kecil berlari riang

Tangga langit bergetar

Ramai,

langkah-langkah terpijak

Namun tak lama

Ramai pun lengang, langkah kaki berkurang

Ke mana para pemilik asa?

Langit negeriku riuh

Riuh…

oleh asa-asa yang tergantung di sana,

tapi tak lagi kenal siapa pemiliknya

Langit negeriku riuh, tapi tanahnya bungkam

Bungkam…

oleh kemalasan, oleh keluhan, oleh lemahnya tekad

Wahai generasi bangsa, sedang apa?

Tidakkah mimpi-mimpi itu cukup besar sebagai semangat?

Tidakkah asa itu cukup terang sebagai pelita?

Di masa depan, negeri ini akan berharap

pada yang tangannya berkarya, kakinya melangkah,

dan tekadnya berlapis-lapis

Jika sekarang generasinya bungkam

tanpa doa yang deras, tanpa kerja keras

Lalu kepada siapa

negeri ini berharap akan perubahan?

Metro, 1 Mei 2016

Selamat Hari Pendidikan Nasional!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s