Resep Srikaya

Minggu lalu, Pak Boss di rumah ada acara reunian sama teman-teman kantornya dulu. Pulang-pulang ada oleh-oleh makanan tradisional yang super duper oke punya bentuknya. Ada semacam bubur sumsum yang ditempatkan di daun pisang yang dibentuk seperti perahu (belakangan saya tau namanya adalah kue tutu, hanya saja cara membentuk daunnya berbeda), kue wafel (dan saya ga tau ini nama tradisionalnya apa), dan lapis srikaya. Karena terpesona sama bentuk-bentuk elegan dan rasanya yang paaas di mulut, kami sampai bertanya-bertanya ini kue buat sendiri atau beli, kalau beli, di mana belinya bisa dapat yang cantik-cantik begituu.

Jadilah minggu depannya (hari ini), ibu dan saya berencana membuat si “bubur sumsum”, tapi eh tapi, pulang dari pasar justru ibu bawa betas ketan untuk buat srikaya. Baiklaah..

IMG_20160320_171618

Kalau lihat fotonya, mungkin di antara teman-teman ada yang baru pertama kali melihat lapis ketan srikaya yang ketannya pake ketan hitam. Saya jugaaa!!! *ngacung-ngacung* Hahahaha…
Iya, Ibu bilang udah keliling pasar, tapi gak satu pun toko sedia beras ketan putih. Daripada gak ada ketan sama sekali, dibelilah ketan hitamnya seperempat kilo. Hehe.

Yuk cuss, simak bahan-bahan dan cara membuatnya.

Bahan:
250 gr beras ketan (cuci bersih, rendam selama kurang lebih 30 sampai 60 menit)
250 ml air santan kental
3 lembar daun pandan wangi dan15 lembar daun pandan suji (pilih yang tua, cuci bersih, parut atau blender, lalu peras bersama air santan)
1 gelas atau kurang lebih 4 butir telur
1 gelas gula pasir
1/5 sdt garam

Cara membuat:
1. Beras ketan yang sudah direndam, diaron lalu dikukus sampai matang. Sisihkan dan biarkan dingin.
2. Sambil menunggu ketan dingin, kocok gula, telur, dan santan hijau sampai gulanya halus.
3. Siapkan cetakan mangkuk kecil-kecil lalu isi 1/2 bagian dengan ketan, lalu padatkan. Isi setengah bagian atasnya dengan bahan cair yang sudah dikocok.
4. Kukus selama kurang lebih 15 menit. Dinginkan.

That easy, yeah?!
Dengan komposisi bahan itu, jadinya kurang lebih 23 mangkuk kecil lapis ketan srikaya. Oh FYI, lapis ketan srikaya adalah makanan tradisional khas Palembang. Dulu ibu sering banget bikin ini, mungkin beliau kangen. Hehe.

Happy trying, all.^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s