SM-3T: Mencerdaskan Indonesia

Bicara soal profesi sebagai guru, hal yang paling banyak dibicarakan orang akhir-akhir ini adalah tidak jauh-jauh dari sertifikasi, atau PPG. Yap, PPG atau Pendidikan Profesi Guru (menurut Panduan Pendidikan Profesi Guru Prajabatan, Dikti) adalah program pendidikan yang diselenggarakan untuk lulusan S1 Kependidikan dan S1/D-IV non Kependidikan yang memiliki bakat dan minat menjadi guru agar mereka dapat menjadi guru yang profesional serta memiliki berbagai kompetensi secara utuh sesuai dengan standar nasional pendidikan dan dapat memperoleh sertifikat pendidik (sesuai UU No. 14/2005) pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

PPG diselenggarakan dua jenis, PPG Dalam Jabatan dan PPG Prajabatan. PPG Dalam Jabatan diselenggarakan bagi para guru yang telah menjalani tugasnya selama lebih dari atau sama dengan 5 tahun. Sedangkan PPG Prajabatan diselenggarakan bagi para lulusan kependidikan yang belum mengalami masa jabatan.

Sampai saat ini, untuk mengikuti PPG Prajabatan, satu-satunya cara adalah mengikuti program SM-3T. Apa itu SM-3T? SM-3T adalah singkatan dari Sarjana Mengajar di Daerah Terdepan, Terluar, atau Tertinggal.

Ya, saya akan bercerita tentang apa yang saya dapat dari penjelasan seorang teman saya yang saat ini sedang mengikuti tahapan prakondisi untuk menjadi peserta kegiatan SM-3T.

Dari penjelasannya, saya tahu bahwa yang dimaksud dengan daerah terdepan adalah daerah di Indonesia yang berbatasan dengan negara lain, dimana kebanyakan daerah-daerah seperti itu adalah daerah yang pendidikannya masih membutuhkan perhatian. Daerah terluar adalah daerah paling luar, yap, pesisir pantai. Daerah tertinggal adalah daerah yang kebanyakan masih jauh dari teknologi canggih, listrik, atau pun keterbaruan informasi.

Untuk mengikuti program SM-3T ini, para calon mendaftar sebagai peserta dengan mengisi formulir secara online. Nantinya peserta yang lolos seleksi administrasi akan direkomendasikan untuk mengikuti tes online. Tes online tersebut berupa seleksi akademik yang meliputi TPA, Tes Kemampuan Dasar, dan Tes Kemampuan Potensi Akademik. Peserta yang lolos seleksi akademik selanjutnya mengikuti seleksi tingkat LPTK (verifikasi dokumen dan wawancara).

Peserta yang lolos seleksi tingkat LPTK diwajibkan mengikuti kegiatan prakondisi. Peserta yang lulus prakondisi akan diterunkan ke daerah sasaran SM-3T. setelah menjalani pengabdian selama satu tahun di daerah sasaran SM-3T, peserta akan diikutkan dalam program PPG Prajabatan.

Nah, daerah-daerah berikut ini adalah daerah-daerah yang menjadi sasaran program SM-3T 2012, yaitu kabupaten yang termasuk kategori daerah 3T di sembilan provinsi.

Provinsi Aceh:

Kabupaten Simeuleu

Kabupaten Aceh Singkil

Kabupaten Aceh Selatan

Kabupaten Aceh Timur

Kabupaten Aceh Barat

Kabupaten Aceh Besar

Kabupaten Gayo Lues

Kabupaten Pidie Jaya

Provinsi Nusa Tenggara Timur:

Kabupaten Sumba Timur

Kabupaten Kupang

Kabupaten Lembata

Kabupaten Flores Timur

Kabupaten Ende

Kabupaten Ngada

Kabupaten Alor

Kabupaten Manggarai

Kabupaten Rote Ndao

Kabupaten Manggarai Timur

Provinsi Sulawesi Utara:

Kabupaten Talaud

Kabupaten Sangihe

Kabupaten Siau Tagulandang Biaro

Provinsi Papua:

Kabupaten Biak Numfor

Kabupaten Waropen

Provinsi Papua Barat:

Kabupaten Manokwari

Kabupaten Raja Ampat

Kabupaten Teluk Bintuni

Kabupaten Sorong

Provinsi Kepulauan Riau:

Kabupaten Natuna

Kabupaten Kepulauan Anambas

Provinsi Kalimantan Barat:

Kabupaten Sanggau

Provinsi Kalimantan Timur:

Kabupaten Malinau

Kabupaten Nunukan

Kabupaten Kutai Barat

Provinsi Maluku:

Kabupaten Maluku Barat Daya

 

Selamat kepada rekan-rekan yang sudah berhasil lolos ke tahap prakondisi, terutama teman-teman dari UPI, khususnya Jurdikmat UPI! Selamat mengabdi untuk negeri!

We proud of you! ^^

 

*C.M.I.I.W

4 thoughts on “SM-3T: Mencerdaskan Indonesia

    • Hooh ada gituan, tp ga tau tuh itu gimana. Ini info yg di postingan ini tuh teteh dksh tau sm teh Winda waktu itu.

      Nanti dicari tau dulu lbh dalam dh tntg yg kuliah lg itu. Hehe..

      Atau, sm asep dicariin info dong😀

  1. kemarin2 asep lg memilih antara S2 Pendidikan Matematika atau kuliah lagi PPG di Jurusan kita (selama 1 tahun, kalo lulusan non dik, PPG nya 1,5 tahun). Pertimbangannya, setelah kuliah PPG kita dapet sertifikat profesional guru, kalo setelah S2 ya taulah bagaimana bargaining positionnya.

    Tetapi, karena biaya kuliah PPG tidak terlalu jauh dg biaya kuliah S2, jd asep mau S2 aja.

    Sekarang, asep lg mau pilih lagi, apakah S2 nya pendidikan matematika atau Program Studi lain.. Sedang meraba-raba diri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s