A Point of View

Kalau suatu saat nanti Allah memberi aku kesempatan untuk menjadi guru, aku mau berusaha untuk menjadi guru yang jaaauh lebih baik dari yang sekarang. Karena itulah, sekarang Allah memberiku kesempatan untuk belajar terlebih dahulu, dan aku sedang belajar. Allah bukan ingin membuat aku mengeluarkan pernyataan bahwa aku benci menjadi guru atau aku tidak suka mengajar semenjak masuk dalam kondisi-kondisi ini, tapi Ia perlu menjadikannya sebuah miniatur dunia ‘nyata’ agar aku merasakan, melihat, dan belajar. Merasakan bagaimana menjadi yang dididik dan pernah dididik, juga menjadi pendidik dan calon pendidik; melihat bagaimana ternyata cara mendidik sangatlah beragam, melihat proses berbagai cara mengajar dan mendidik yang sebetulnya menimbulkan kontra antara idealisme diri, kenyataan, dan ‘kebiasaan’, bahkan melihat produk dari cara didikan yang beragam; dan belajar merasakan, melihat, mencerna, dan menyimpulkan dari itu semua. Untuk menjadi aku yang leeebih bijak, Allah memberi aku kesempatan untuk lebih banyak MENDENGAR, sekarang.

Bandung, 10 April 2012
Antara aku, kamu, dia, dan kita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s