Dilema pangkat rd

Sebuah cerita, tanpa makna.
Jika kau tahu, jika kau sadari itu, jika kau mengerti itu, beritahu aku.
Aku hanya melihatnya, aku hanya mengira, aku hanya mengetahuinya.

Tapi, aku tak merasakannya.

Sebuah pesan mengetuk pintu dan membuka lebar mataku, selalu begitu.
Kapan kita akan mengenal tawa itu lagi?
Ceritakan padaku tentang cinta itu.
Yang dengan ragu kau beritahukan padaku.
Ceritakan saja. Lagi.
Agar aku tahu dan aku bisa mengenal hatimu.

Tapi, aku tak mengenalnya.
Izinkan aku menggunakan frase itu.
“Lembutnya embun sisa semalam mengantarkanmu pada seruas jalan bercabang.”

Tunjukkan saja.
Jika kau berani, aku tak ragu menjelaskan semua cerita itu.
Bukan untukku.
Sebelumnya aku tak pernah berhenti melihat ke dua arah itu.
Tapi ketika kau berhenti, sulit sekali bagiku melihat ke arah sana.

Lalu apa?
Putar balikkan saja aliran sungai itu.
Bahkan kalau bisa, aku sangat ingin melakukannya.
Bahkan kalau perlu, aku akan meminta agar bulan itu hanya menerangi lambaian tanganmu.

Apakah terlalu mudah untuk memahami itu semua?

One thought on “Dilema pangkat rd

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s