Layanan Dasar Umum terkait Kesiapan Pribadi (Fisik-Psikis, Jasmaniah-Rohaniah) dalam Menghadapi Pekerjaan (#1)

Pelayanan dasar diartikan sebagai proses pemberian bantuan kepada seluruh konseli melalui kegiatan penyiapan pengalaman terstruktur secara klasikal atau kelompok yang disajikan secara sistematis dalam rangka mengembangkan perilaku jangka panjang sesuai dengan tahap dan tugas-tugas perkembangan yang diperlukan dalam pengembangan kemampuan memilih dan mengambil keputusan dalam menjalani kehidupannya. Pelayanan ini bertujuan untuk membantu semua konseli agar memperoleh perkembangan yang normal, memiliki mental yang sehat, dan memperoleh kemampuan keterampilan dasar hidupnya, atau dengan kata lain membantu konseli agar mereka dapat mencapai tugas-tugas perkembangannya.
Untuk mencapai tujuan tersebut, fokus perilaku konseli yang dikembangkan menyangkut aspek-aspek pribadi, sosial, belajar, dan karir. Penjelasan berikut dikemas sebagai salah satu materi pelayanan dasar umum yang terkait dengan pengembangan karir, yaitu mengenai kesiapan pribadi (fisik-psikis, jasmaniah-rohaniah) dalam menghadapi pekerjaan.
Bekerja bagi manusia adalah suatu kebutuhan, baik untuk aktualisasi diri maupun untuk mengarungi kehidupan di dunia. Bekerja pada dasarnya adalah hal yang sangatlah mudah dilakukan bagi setiap orang karena melakukan suatu aktivitas tertentu sudah termasuk di dalam kamus bekerja. Memasuki dunia kerja sepertinya memang bukanlah hal sulit untuk dijalani, tetapi bukan pula hal yang sepele untuk dilewati dan tidak dipersiapkan. Hal-hal yang perlu dipersiapkan pada diri seseorang yang akan menghadapi pekerjaan (dalam hal ini adalah para konseli), misalnya persiapan psikis-fisik atau jasmaniah-rohaniah. Tidak semua orang memiliki mental dan rohani yang siap menghadapi dunia pekerjaan sehingga perlu melatih dan menyiapkan mental agar dapat menghadapinya dengan berbagai antisipasi. Selain persiapan mental, persiapan fisik/jasmani pun tidak kalah pentingnya karena suatu perusahaan atau instansi akan berpikir berulang kali untuk mempekerjakan orang yang mudah terserang penyakit atau dengan kata lain fisiknya kurang produktif. Karena itu, mengontrol kondisi psikis dan menjaga kondisi tubuh sangat penting dilakukan dan dimulai sejak dini, walaupun belum akan memasuki dunia kerja, karena menjaga hal-hal itu selain berdampak positif untuk masa sekarang, juga berdampak sangat baik untuk bertahun-tahun yang akan datang.

..[Bersambung]..

Oleh: Fitriana Hastika (Tugas BK)

Daftar Pustaka:
Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional. (2007). Rambu-rambu Penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling dalam Jalur Pendidikan Formal. Jakarta: Depdiknas.

Tajimalela. (2008). Persiapan Menghadapi Dunia Kerja. [Online]. Tersedia: . [08 Maret 2010].

Reza, Syailendra. (2009). Persiapan Menghadapi Dunia Kerja. [Online]. Tersedia: http://gihasiholan.files.wordpress.com/2009/12/bimbingan-karir-d3-fikom-unpad.ppt. [08 Maret 2010].

Karneli, Yeni. (2009). Bimbingan Karir sebagai Upaya Membantu Kesiapan Siswa dalam Memasuki Dunia Kerja. [Online]. Tersedia: . [08 Maret 2010].

Mila. (2010). Tips Mempersiapkan Diri dalam Mencari Lowongan Kerja. [Online]. Tersedia: . [09 Maret 2010].

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s